Pedal Drum : Mengenal Setiap Partisinya


Drum akustik merupakan alat musik yang memiliki mekanis cukup kompleks sehingga membutuhkan pengaturan secara manual untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pedal drum merupakan salah satu alat yang juga membutuhkan pengaturan agar sesuai dengan cara kita bermain drum.

Sekilas pedal drum hanya dilihat sebagai alat beater / pemukul bass drum. Tetapi untuk menghasilkan strike yang cocok dan nyaman buat kita, dibutuhkan setting yang sesuai. Mengenal pedal drum akan membantu kita untuk mendapatkan pengaturan yang terbaik.

Anatomi Pedal Drum

FOOTBOARD

Footboard terbuat dari plat yang berfungsi sebagai penghubung antara kaki kita dengan beater. Secara umum ukuran footboard ada dua yaitu standar dan longboard. Tipe standar sering kita jumpai, dengan material yang lebih ringan sehingga relatif lebih cepat. Untuk longboard memiliki plat yang lebih panjang dan cocok dengan drummer yang memiliki ukuran kaki cukup besar. Longboard sering digunakan drummer yang menggunakan teknik heel-toe untuk double strokes yang cepat.

DRIVE

Drive merupakan komponen mekanis yang menyambungkan bagian cam ke footboard. Saat ini, terdapat tiga tipe drive yang umum dipakai yakni chain drive, belt drive, dan direct drive.

CHAIN DRIVE

Tipe yang paling umum dan banyak dipakai. Menghantarkan kekuatan dengan baik yang memberikan suara powerfull pada bass drum. Chain drive juga memiliki model dengan double chain yang membuat ketahanan pedal drum lebih baik serta lebih stabil atau tidak bergeser kesamping.

BELT DRIVE

Terbuat dari belt yang solid yang mengurangi resiko pergeseran (kesamping) dari footboard. Memiliki karakteristik yang lebih cepat dibandingkan dengan chain drive namun tidak begitu bertenaga.

DIRECT DRIVE

Footboard dan cam dihubungkan melalui konektor besi yang solid. Konektor yang solid membuat pedal drum tidak akan kendor. Direct drive memiliki karakter yang cepat, responsif, dan presisi namun lebih sulit untuk dikontrol dibandingkan chain drive dan belt drive.

CAM

Cam merupakan terminal yang menghubungkan beater dengan drive. Untuk bentuk cam ada dua macam yaitu round dan flat. Round cam membuat beater bergerak dengan velocity yang konsisten. Sedangkan flat cam memiliki akselerasi yang lebih cepat.

TENSION SPRING

Tension spring menahan tensi pada pedal drum sehingga beater akan kembali ke posisi semula kaki kita melepaskan / tidak menginjak footboard. Pada bagian bawah biasanya terdapat tension adjust yang berfungsi mengatur ketegangan tension spring. pengaturan tension spring yang kencang membuat pantulan beater menghentak dengan cepat. Sedangkan pengaturan yang longgar membuat pantulan beater agak lemah.

BEATER

Beater dipasang pada cam yang berfungsi untuk memukul head bass drum. Partisi ini memiliki beragam variasi mulai dari bentuk, ukuran dan material yang mempengaruhi karakteristik suara yang dihasilkan.

HARD BEATER

Menghasilkan suara yang renyah, bright, dan tajam. Hard beater biasanya terbuat dari material kayu dan plastik.

FLUFFY BEATER

Mempunyai karakter yang smooth. Memiliki karakter yang warmth dengan tone yang rendah dan attack yang lemah.

RUBBER BEATER

Memiliki karakter suara yang padat. Terkadang dapat menghasilkan suara yang bright pada tone yang rendah.

Pengaturan pada cam, tension spring, dan beater berpengaruh pada kenyamanan kita saat bermain drum. Hal ini tentu membtuhkan eksplorasi untuk menemukan pengaturan yang tepat dan sesuai dengan keinginan kita. Kita juga bisa mengeksplorasi dengan mengganti part atau menambah aksesoris pedal drum untuk menemukan pengaturan yang terbaik. Selamat mencoba!!!

Leave a Reply