Tips Tuning Snare Drum Agar Lebih Mantap

image by @matthijssm via unsplash.com

Tuning snare drum diperlukan agar dapat menciptakan tone yang bagus atau sesuai dengan keinginanmu, terlebih ketika kamu ingin membuat snare drum dengan tone yang berkarakter atau sesuai dengan genre yang kamu mainkan. Dengan tuning, kita juga dapat mengetahui karakter serta potensi maksimal snare drum kita.

1. Metode Tuning

Kendorkan terlebih dahulu setiap tension rods pada snare drum-mu, lalu mulai kencangkan dengan tangan hingga maksimal. Setelah itu kamu membutuhkan drum key untuk tuning. Ada beberapa metode yang bisa dipakai untuk tuning snare drum-mu. Yang pertama ada metode dua drum key yakni dengan cara taruh dua drum key pada tension rods secara berlawanan dan putarlah 1/4 atau 1/2 secara bersamaan.

Star pattern untuk metode tuning drum.

Metode ini sangat efektif dengan akurasi tensi yang lebih baik pada setiap tension rods. Lalu putarlah kembali secara bersamaan dengan 1 putaran penuh pada setiap tension rods dengan arah yang berlawanan jarum jam hingga rapat atau dirasa cukup. Setelah itu kamu dapat mengecek suara pada tiap bagian ujung head yang ada di dekat tension rods apakah memiliki pitch yang sama atau tidak. Ketika ada beberapa pitch yang terlalu tinggi atau rendah, kamu dapat mengaturnya agar pitch konsisten satu sama lain.

Kamu juga bisa menggunakan metode satu drum key. Setelah mengeratkan dengan tangan, mulailah 1/2 atau 1 putaran penuh pada tension rods dan menggunakan star pattern. Gunakan stick drum dan pukulah pada area tension rods yang kamu putar untuk mengetahui konsistensi suara pada setiap tension rods.

Metode tuning star pattern 6 lug
Star pattern 6 lug
Metode tuning star pattern 8 lug
Star pattern 8 lug

Setelah kamu tuning dengan star pattern, cobalah cek sekali lagi suara pada setiap ujung tension rods apakah sudah konsisten satu sama lain atau belum. Jika ada pitch yang terlalu tinggi atau rendah pada salah satu tension rods kamu dapat memutarnya hingga sama dengan yang lain atau sesuai dengan yang kamu inginkan. Untuk tingkat kerapatan tension rods dapat menyesuaikan dengan selera, karakter atau genre kamu mainkan.

2.Tuning Resonant Head (Bottom)

Lepaskan snare strainer terlebih dahulu dan ganjal snare wires dengan stick drum agar tuning lebih akurat serta lakukan secara isolasi atau jauh dari drum kit untuk mengurangi suara yang timbul dari tom atau bass drum pada saat tuning. Setelah itu, tuning resonant head dengan menggunakan metode satu drum key atau dua drum key hingga sesuai dengan tone yang kamu inginkan. Biasanya, resonant drum diatur memiliki pitch yang lebih tinggi dibanding batter head. Harap berhati-hati saat merapatkan karena resonant head cenderung tipis dan rentan sobek ketika kamu memasang terlalu erat atau sembrono.

3. Tuning Batter Head (Head)

Kendorkan semua tension rods pada batter head, tidak perlu dicopot semua kecuali kamu mau mengganti head dengan yang baru atau membersihkan bagian dalam shell. Kencangkan semua tension rods dengan tangan hingga maksimal, lalu gunakan metode satu drum key atau dua drum key. Tuning hingga kamu menemukan tone yang tepat atau yang kamu inginkan.

Setiap putaran kecil pada tension rods dapat mempengaruhi tone snare drum. Tension rods yang dirasa kencang belum tentu rapat karena beberapa faktor seperti korosi pada lug dan lain sebagainya. Maka dari itu, senjata utama dalam tuning snare drum adalah telinga kita. Dengan tuning kamu juga dapat melihat potensi dan limitasi snare drum yang kamu miliki.

4. Pasang Snare Wires

Apabila proses tuning dirasa sudah cukup, cobalah kencangkan (posisi tuas snare strainer “on”) snare wires tepat di tengah resonant head. Kamu dapat mengatur tingkat ketegangan snare wires pada knob yang ada pada snare strainer. Setelah terpasang dengan baik, cobalah mainkan snare drum- mu dan dengarkan. Apabila suara snare drum terlalu choking, kemungkinan pemasangan yang terlalu kencang. Cobalah kurangi beberapa putaran pada setiap tension rods pada batter head (top). Ketika ada suara yang mendengung dan ringing coba cek resonant head serta snare wires karena biasanya pemasangan yang terlalu kendor bisa jadi salah satu masalahnya.

5. Pengecekan

Kamu bisa menambah langkah tambahan untuk pengecekan menggunakan drum tension watch atau drum tuner. Alat ini sangat membantu pada proses tuning. Drum tension watch membantu untuk melihat ketegangan pada setiap titik di head (batter head dan resonant head). Biasanya, pada batter head menggunakan tensi sekitar 85-90 namun tetap berfungsi ketika kamu mengatur lebih tinggi atau rendah. Kembali lagi, selera dan karakter tergantung dari kamu sendiri yang menentukan.

Summary

Itulah beberapa tips untuk tuning snare drum. Untuk karakter snare drum sendiri sangat kompleks dengan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ukuran shell, bahan shell, ketebalan shell, hoop, ketebalan batter head, dsb. Dengan tuning snare drum, kamu bisa lebih mengerti dan memahami karakter snare drum-mu.

Kamu juga bisa mengeksplorasi dengan metode yang lain jika dirasa lebih efektif. Perlu diingat bahwa tuning dapat berubah seiring waktu dan pemakaian berkala karena batter head mengalami peregangan. Jadi kamu perlu tuning lagi ketika dirasa sudah ada perubahan tone pada snare drum-mu.

Leave a Reply